Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Lesta Humendru

Struggles of Life

Once upon a time a daughter complained to her father that her life was miserable and that she didn’t know how she was going to make it. She was tired of fighting and struggling all the time. It seemed just as one problem was solved, another one soon followed.  Her father is a chef, took her to the kitchen. He filled three pots with water and placed each on a high fire. Once the three pots began to boil, he placed potatoes in one pot, eggs in the second pot and ground coffee beans in the third pot. He then let them sit and boil, without saying a word to his daughter.  The daughter, moaned and impatiently waited, wondering what he was doing. After twenty minutes he turned off the burners. He took the potatoes out of the pot and placed them in a bowl. He pulled the eggs out and placed them in a bowl. He then ladled the coffee out and placed it in a cup. Turning to her, he asked.  “Daughter, what do you see?” “Potatoes, eggs and coffee,” she hastily replied. ...

SIAPAKAH ANAK TUHAN?

Ada dua orang bersahabat, namanya Tono dan Budi. Tono ini atlet sepak bola, sedangkan Budi ini seorang pelayan full timer disuatu gereja. Di beberapa kesempatan, Tono selalu bilang bahwa yang rohani-rohani itu urusan Budi soalnya Budi ini kan full timer gereja, kalo Tono tugasnya ngasih persembahan aja. Budi juga udah ngerasa dirinya ada di wilayah hidup kerohanian yang benar dan merasa diri si rohani. Dari cerita ini sebenernya keliatan yah kaya kehidupan itu terbagi dua, ada yang hidup di wilayah rohani dan ada yang hidup di wilayah yang tak rohani. Yang hidup di wilayah rohani itu yang pastinya diliat dari kegiatan-kegiatannya di gereja, sedangkan yang kegiatan atau pekerjaannya di luar gereja dibilang tak rohani. Ini kurang tepat!!! Bagi orang percaya seharusnya seluruh wilayah hidupnya adalah rohani, tak ada wilayah hidupnya yang tak rohani. Membagi wilayah hidup seakan-akan membuat kita memiliki kesempatan untuk menjadi tidak rohani. 1 Korintus 10-31; Aku menjawab- Ji...

KASIH PERSAUDARAAN

Peliharalah kasih persaudaraan! ( Ibrani 13:1 ) Disadari atau tidak, hidup selalu memberikan tekanan. Bila kita menyikapi tekanan hidup ini secara negatif, maka bisa saja kita justru selalu memiliki prasangka buruk, memunculkan konflik, memandang rendah diri sendiri, atau bahkan lari dari setiap masalah yang ada.  Tetapi dengan demikian, hidup kita justru tidak akan dapat terbangun dengan baik, karena kita tidak berani menghadapi tekanan hidup secara positif. Surat ini ditulis kepada orang Ibrani yang notabene pada saat itu dalam kondisi tertekan karena kolonialisme Romawi. Dalam keadaan itu, sang penulis dengan tegas mengajak mereka untuk menghadapi tekanan tersebut secara positif, dengan memelihara kasih persaudaraan.  Perintah untuk memelihara, berarti adalah suatu perintah untuk menanam dan merawat. Artinya, mereka diajak untuk dapat menanam dan merawat perasaan kasih persaudaraan, yakni perasaan kasih yang saling memiliki layaknya seorang saudara, di antara me...

MEMULIAKAN ALLAH DI BUMI

"Aku telah memuliakan Engkau di bumi dengan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk Kulakukan." ( Yohanes 17:4) Mencermati kehidupan Yesus di dunia ini, sejak kelahiran sampai kematian-Nya di kayu salib, seperti yang tertulis dalam keempat kitab Injil sungguh menarik. Ada banyak hal yang bisa kita renungkan, pelajari, dan hikmat yang bisa kita peroleh.  Salah satunya mencermati isi doa yang Yesus sendiri panjatkan tak lama sebelum menghadapi jalan salib, khususnya pada pengakuan di mana Yesus telah mempermuliakan Bapa Surgawi dengan menyelesaikan pekerjaan yang diberikan kepada Anak Daud tersebut. "Aku telah memuliakan Engkau, " kata Yesus dalam doanya. Cara yang Yesus maksudkan adalah menuntaskan segala yang Bapa tugaskan kepada Yesus selama di dunia.  Pengakuan yang juga menyiratkan pesan akan kesiapan Yesus menghadapi jalan salib, sebagai puncak penderitaan sekaligus misi pamungkas terkait kedatangan-Nya di bumi untuk menebus manus...

BAGIAN DARI HADIAH

Firman itu telah menjadi manusia, dan tinggal di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh anugerah dan kebenaran. ( Yohanes 1:14 ) Seorang murid membawa sebuah kulit kerang yang indah sebagai hadiah untuk gurunya. Sang guru terkejut dan bertanya, "Dari mana kamu mendapatkan kulit kerang yang indah ini?"  Murid itu menjawab, "Saya menemukan kulit kerang itu di pantai yang sangat jauh."  Guru itu sangat terharu lalu berkata, "Semestinya kamu tidak perlu pergi sejauh itu hanya untuk mencari hadiah untuk saya."  Murid itu menjawab, "Bu, perjalanan yang sangat jauh itu juga adalah bagian dari hadiah." Hadiah keselamatan yang Allah berikan kepada kita juga dimulai dengan sebuah "perjalanan yang sangat panjang". Allah telah meninggalkan segala kemuliaan-Nya di surga untuk datang ke dunia yang gelap dan penuh kekotoran dosa.  Ia menjelma men...

JALAN BARU

Karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tirai, yaitu diri-Nya sendiri. ( Ibrani 10:20 ) Tuhan Yesus bersama domba dombaNya Kapasitas jalan dan jumlah kendaraan bermotor yang tidak seimbang merupakan masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Kemacetan menjadi realitas yang menghambat aktivitas hidup sehari-hari.  Itu sebabnya, keberadaan jalan baru menjadi solusi untuk mengatasi kesumpekan lalu lintas di jalan raya. Jalan ini dianggap mampu menghadirkan keamanan dan kenyamanan bagi para pengguna jalan saat melintas di atas jalan tersebut. Kesumpekan hidup pun mengisyaratkan hal serupa. Namun, bagi orang percaya, jalan untuk keluar dari tekanan hidup yang ada telah disediakan bagi kita.  Jalan baru yang dibukakan oleh Yesus (ay. 20) lewat kematian-Nya di atas kayu salib. Jalan keluar satu-satunya yang sanggup membawa kita sampai kepada Bapa (Yoh. 14:6) dengan menyertakan hidup kekal di dalamnya (ay. 39). Berjalan di dalam jalan baru aka...

TERLANJUR BERSALAH

Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedih. ( Lukas 22:62 ) Pernahkah Anda merasakan sesuatu yang sudah telanjur? Perjalanan menyimpang yang sudah telanjur jauh. Kesalahan yang sudah telanjur seperti tanaman liar bertumbuh.  Kebanggaan yang sudah telanjur runtuh. Harapan yang sudah telanjur hancur luluh. Pokoknya serba telanjur.  Akibatnya, kita tidak mampu melihat kemungkinan untuk kembali atau mulai dari awal lagi. Telanjur basah. Ekornya ialah ketelanjuran yang kian parah. Lukas menggambarkan suasana menjelang penyaliban Yesus sebagai semakin giatnya kuasa kegelapan bekerja (Luk. 22:53). Selain menyerbu Yesus, juga menyerang murid-murid-Nya, terutama Yudas Iskariot (Luk. 22:3) dan Simon Petrus (Luk. 22:31) .  Serbuan terhadap Yesus selalu gagal. Tetapi tidak demikian dengan kedua murid itu. Mereka jatuh terperangkap.  Hanya bedanya, Yudas meneruskan kejatuhannya-gantung diri (Mat. 27:3-5). Sedangkan Petrus bertobat dalam penyesalan mendalam....

INGAT PERBUATAN TUHAN

Aku hendak menyebut-nyebut segala pekerjaan-Mu, dan merenungkan perbuatan-perbuatan-Mu. ( Mazmur 77:12 ) Tuhan Yesus Mengasihi anak anak Selama bertahun-tahun seorang pria mencatat setiap doa dan setiap berkat tak terduga yang dialami keluarganya dalam sebuah buku kecil. Tetapi buku kecil itu hilang entah di mana.  Setahun kemudian keluarganya ditimpa sebuah masalah pelik. Saat ia merebahkan tubuhnya di sofa, secara tak sengaja tangannya menyentuh sesuatu yang terselip di balik sofanya.  Itu adalah buku kecil yang sudah bertahun-tahun hilang.  Ia mulai membaca kembali setiap halaman di buku dengan mata berlinang. Pria itu berkata, "Catatan di buku itu mengingatkanku kembali akan kesetiaan Allah, aku yang sudah lemah dikuatkan-Nya kembali." Asaf, menceritakan kondisi imannya yang mulai ragu-ragu akan kesetiaan Allah. Keraguan dan kelemahan iman yang dialaminya itu bahkan membuat mulutnya mengucapkan sebuah perkataan, "Sudah lupakah Allah menaruh belas kasihan?...

TAKUT KEMATIAN

Orang yang telah mati itu datang keluar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kafan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka, "Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi." ( Yohanes 11:44 ) Yesus Membangkitkan Lazarus Banyak ketakutan dialami manusia. Contohnya takut gelap, takut ketinggian, takut membuat kesalahan dan takut menderita kerugian. Dari semua ketakutan itu, ada satu ketakutan terbesar, yakni takut akan kematian. " Itu karena tidak ada orang yang punya pengalaman kematian , " seseorang menuturkan pendapatnya kepada saya. Meskipun diluar sana banyak asumsi dan banyak yang mengalaminya, namun cerita dari mereka masih belum kita rasakan. Bila kita mencari di seluruh dunia ini, tidak akan kita temukan seorang yang mampu memberi tahu bagaimana rasanya mati. Semua cerita tentangnya seakan hanya seperti dongeng belaka.  Manusia mayoritas memiliki sifat percaya setelah mengalami sesuatu. Makanya cerita tentang kematian...

PANGGILAN TUHAN

" Ya, Tuhan, berilah telinga kepada doa hamba-Mu ini dan kepada doa hamba-hamba-Mu yang rela takut akan nama-Mu, dan biarlah hamba-Mu berhasil hari ini dan mendapat belas kasihan dari orang ini." Ketika itu aku ini juru minuman raja. ( Nehemia 1:11 ) Doc. Foto bersama Pemenang lomba Pidato Bahasa Inggris (2020)

PERANTAU

Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik, yaitu tanah air surgawi. Sebab itu, Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka. ( Ibrani 11:16 ) Adalah teman saya yang Suami istri,  membuat saya salut. Karena seringnya berpindah tempat tinggal, mereka selalu menyiapkan koper dan ransel. Mereka menahan diri belanja, sehingga tidak memiliki banyak barang.  Ini mereka lakukan agar memudahkan proses kepindahan. Mereka melayani sebagai misionaris dan pelayanan mereka menjadi berkat di mana pun mereka ditempatkan. Tinggal sementara di tempat yang Tuhan tentukan juga menjadi bagian dari kehidupan para saksi iman. Mereka tidak pernah memiliki tempat tinggal yang tetap.  Abraham sekalipun hanya tinggal sementara di tanah perjanjian, itu pun hanya berkemah (ay. 9). Belum lagi para tokoh iman lainnya. Mereka bahkan ada yang tinggal di gurun, pegunungan, gua, dan celah-celah gunung (ay. 38).  Namun mereka...

NEVER DOUBT

Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah? ( Amsal 18:14 ) Suatu pagi, saya sedikit berargumen dengan ibu saya karena beliau terus-menerus mengeluhkan kondisi tubuhnya yang terasa lemah. Saya agak terganggu melihat kurangnya semangat dalam dirinya, sehingga mencoba mendorongnya agar mengobarkan semangat untuk bangun dan memulai aktivitas. Namun, upaya saya terlihat sia-sia karena ibu saya memilih menyerah pada kelemahan tubuhnya. Hingga suatu hari ibu saya mulai bangkit semangatnya dan dapat memulai aktivitas sepanjang hari tersebut. Ada dua hal kontradiktif yang disajikan penulis kitab Amsal hari ini, mengenai efek dari semangat dalam diri seseorang. Orang yang bersemangat diyakini dapat menanggung penderitaan yang sedang dialaminya.  Sebaliknya, orang yang sudah patah semangat, sukar untuk dipulihkan, sehingga penulis Amsal sampai menuliskannya dengan nada bertanya. Kuncinya ada pada diri orang yang patah ...

NYANYIAN SEBAGAI PEMBENTUK JATI DIRI

Secara berbalas-balasan mereka menyanyikan bagi TUHAN nyanyian pujian dan syukur: "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya kepada Israel!" Dan seluruh umat bersorak-sorai dengan nyaring sambil memuji-muji TUHAN, oleh karena dasar rumah Tuhan telah diletakkan. ( Ezra 3:11 ) Komunitas Pemuda GBI Zaitun Kasih Karunia, Batam Pada abad ke-6 SM, kerajaan Yehuda dijajah oleh kerajaan Babel. Umat Allah dipaksa keluar dari tanah air mereka untuk tinggal di Babel. Selama hidup di sana, mereka harus mengikuti gaya hidup bangsa Babel. Kita bisa melihat kisah Daniel sebagai contohnya. Nama Yahudi mereka pun diganti dengan nama khas Babel. Mereka juga dilarang menyembah Allah Yahwe. Kerajaan Babel mencabut jati diri bangsa jajahannya sampai ke akarnya. Setelah puluhan tahun dalam masa pembuangan, Allah memulangkan umat-Nya ke Yerusalem. Hal pertama yang mereka lakukan adalah membangun Bait Suci yang sudah dibumihanguskan oleh Babel (ay. 8-9). Hal ini sang...

ALAMAT KEBAHAGIAAN

Aku berkata dalam hati: "Mari, aku hendak menguji kegirangan! Nikmatilah kesenangan! Tetapi lihat, juga itu pun sia-sia." ( Pengkhotbah 2:1 ) Seorang anak kecil datang ke sebuah restoran. "Saya ingin membeli ini untuk ibu, " katanya sambil menyodorkan selembar resep dari dokter. Rupanya anak itu salah alamat. "Nak, " pelayan restoran itu tersenyum, "Apa yang kau mau beli tidak ada di sini, tetapi ada di apotek tepat di sebelah restoran ini." Kekeliruan anak kecil itu mungkin membuat kita tertawa geli. Namun, tahukah kita bahwa di kehidupan ini ada satu alamat yang banyak orang sering salah kunjungi? Alamat itu adalah tempat di mana kebahagiaan berada. Faktanya, kebahagiaan yang hanya ada pada Tuhan, sering kali dicari di tempat-tempat lain, seperti materi, nafsu duniawi dan ketenaran. Salomo adalah seorang yang pernah menjelajah semua alamat di dunia yang tampak menawarkan kebahagiaan. Di akhir upayanya mencari rasa bahagia, ia mengat...

ISAK

Gerimis membasahi kota mati di sudut hati Sang Bidadari Begitu banyak elegi menghampirinya Ia pun tak tau cara mengakhirinya Sudah hampir tak ada asa Namun, ia terus saja bertahan meski tanpa adanya kepastian Ia hanya ingin keadilan untuknya Gerimis kian menjadi Ia dan eleginya masih di sini Bagai titik-titik air yang membasahinya, sebanyak itu rasa bimbang menghantuinya Sekian banyak ketakutan, kali ini yang begitu menakutkan Sekian banyak kesedihan, kali ini yang begitu memilukan Akhirnya, ada titik terang di sana Namun, cahayanya remang-remang Bukan jalan yang diinginkannya, tapi bukti dari lelahnya ia berjuang Karya: Rani Rohaeni ( Bandung )

TANPA SYARAT

Dan oleh anugerah-Nya telah dibenarkan dengan cuma-cuma melalui penebusan dalam Kristus Yesus. ( Roma 3:24 ) Tidak sedikit pembeli batal mendapatkan barang yang tengah dipromosikan lantaran tak memenuhi persyaratan yang ada. Biasanya, pihak penjual akan menunjukkan tulisan " syarat dan ketentuan berlaku " sebagai alasan dibalik pembatalan produk yang hendak dibeli oleh konsumen. Tulisan tersebut kerap kali dicetak dalam ukuran kecil, sehingga membuat kecele konsumen yang kurang cermat saat berbelanja. Orang-orang percaya yang hidup dalam kasih karunia Allah kelak tidak akan merasa kecewa ketika harus berpisah dari raga. Keselamatan, yang tak ternilai harganya, bakal menjadi milik yang pasti.  Anugerah terbesar bagi kita yang telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah (ay. 23), tetapi dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus (ay. 24). Pembenaran yang diperoleh hanya oleh iman (ay. 28), bukan hasil usaha kita (Ef. 2:8-9). Anugerah nan ...

PENDERITAAN

Ia menahan segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. ( 1 Korintus 13:7 ) Penderitaan Yesus Ketika saya menjaga ibu saya di rumah sakit bersama adik perempuan saya, muncul sebuah pertanyaan yang terus berputar di benak adalah, "Mengapa orang percaya harus menderita?" Menunggu di samping tempat tidur ibu sambil terus memperhatikan kebutuhan infus obat, vitamin, dan makanan adalah pekerjaan yang sepertinya tanpa makna.  Ibu juga tidak mampu lagi berkomunikasi karena tidak punya energi. Masa-masa menunggu tanpa kepastian akan kesembuhan ibu membuat seolah tidak ada kepastian kapan penderitaan itu akan berakhir. Banyak lagi penderitaan lain yang diderita baik oleh orang percaya maupun bukan. Lalu, jika semua manusia menderita, apakah yang membedakan kita dengan mereka? Jawabannya adalah kasih .  Rasul Paulus mengungkapkan makna kasih dengan indah dalam suratnya kepada jemaat di Korintus. Salah satu pernyataan ...

HIDUP EGOIS

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaruan budimu, sehingga kamu dapat membedakan mana kehendak Allah: Apa yang baik, yang berkenan kepada-Nya dan sempurna. ( Roma 12:2 ) Burung Kedasih Kedasih (Latin: Cuculus merulinus ) adalah jenis burung yang bertabiat buruk. Mereka tidak pernah membuat sarang sepanjang hidupnya.  Ketika hendak bertelur, sang betina akan mengamati burung jenis lain yang juga sedang bertelur. Ketika sang induk meninggalkan sarangnya, burung Kedasih lalu menitipkan telurnya ke sarang itu dengan terlebih dahulu menyingkirkan telur di sarang tersebut.  Jadi induk burung lainlah yang akan mengerami dan membesarkan anaknya. Parahnya, anak Kedasih juga mewarisi sifat jahat itu. Jika ia menetas lebih dulu, maka ia akan menyingkirkan telur lainnya.  Jika telur lain juga menetas, anak Kedasih akan mencakarinya hingga mati. Ia juga akan merampas semua makanan bagi dirinya sendiri. Karakter burung Kedasih dapat di...

TIDAK MENGAKUI MASALAH

Yesus mendengarnya dan berkata, "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit." ( Matius 9:12 ) Murni Gori.doc Dengan penuh sukacita, Tuhan menyambut para pendosa, dan makan bersama mereka. Kaum Farisi mengecam hal itu, tetapi Tuhan berkata, "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit." Apakah Tuhan hendak mengatakan bahwa para pendosa yang makan bersama-Nya itulah "orang sakit" yang butuh diselamatkan, dan kaum Farisi adalah "orang-orang sehat" yang tidak memerlukannya? Jelas bukan itu. Tuhan tahu, semua orang-termasuk kaum Farisi-adalah pendosa yang butuh diselamatkan. Jadi, apa sebenarnya maksud Tuhan? Dengan sabda itu (ay. 12), Tuhan mengkritik kaum Farisi, yang penuh dosa namun menolak mengakui dosa mereka, dan merasa tak butuh Juru Selamat.  Pula, dengan sabda itu, Tuhan sekaligus juga mengkritik semua orang yang memiliki masalah namun menolak mengakui masalahnya dan menolak upaya penyelesaian mas...

KESABARAN KRISTUS

Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian, aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang ke ( 1 Timotius 1:16 ) Kita hidup di tengah zaman yang serba instan. Kondisi ini tanpa disadari justru membuat orang semakin mudah kehilangan kesabaran, karena ada banyak hal yang dahulu sukar diperoleh, atau setidaknya membutuhkan upaya untuk memperolehnya, kini bisa diperoleh dengan cepat.  Namun, kondisi serupa jika direnungkan justru dapat dimanfaatkan untuk melatih kesabaran dalam banyak perkara, termasuk kesabaran dalam menantikan perubahan hidup orang lain. Paulus dalam suratnya kepada Timotius, mengakui bahwa kesabaran Kristus yang menjadi kunci dalam pertobatan yang dialaminya. Paulus yang masa lalunya adalah seorang yang ganas, penghujat dan penganiaya ( ay. 13 ), namun bertobat menjadi rasul yang hebat oleh kar...