Gerimis membasahi kota mati di sudut hati Sang Bidadari Begitu banyak elegi menghampirinya Ia pun tak tau cara mengakhirinya Sudah hampir tak ada asa Namun, ia terus saja bertahan meski tanpa adanya kepastian Ia hanya ingin keadilan untuknya Gerimis kian menjadi Ia dan eleginya masih di sini Bagai titik-titik air yang membasahinya, sebanyak itu rasa bimbang menghantuinya Sekian banyak ketakutan, kali ini yang begitu menakutkan Sekian banyak kesedihan, kali ini yang begitu memilukan Akhirnya, ada titik terang di sana Namun, cahayanya remang-remang Bukan jalan yang diinginkannya, tapi bukti dari lelahnya ia berjuang Karya: Rani Rohaeni ( Bandung )