(Titus 2:7) dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu.
Seorang anak didik sejak masuk sekolah sampai tamat sekolah dididik untuk memiliki kompetensi dan kepribadian yang baik. Kompetensi dan kepribadian itu nantinya diaplikasikan ditengah tengah masyarakat luas.
Pendidikan yang didapatkan oleh seseorang pastinya diajarkan oleh guru di sekolah. Sehingga setiap guru atau pendidik diharuskan memiliki kompetensi dan kepribadian serta karakter yang baik. Karena berdasarkan ajaran dan didikan seorang guru, siswa memperoleh sebuah kepribadian dan kemampuan.
Didalam iman Kristen juga, kita diajarkan untuk menjadi teladan bagi dunia. Tentunya menjadi teladan dalam berbagai kebaikan, seperti mengikuti perintah dan menjauhi larangan Tuhan.
Tuhan Yesus adalah guru serta teladan bagi kita, telah memberikan contoh bagaimana menjalani hidup yang baik dan benar. Dia telah memberikan pedoman bagaimana caranya hidup dalam ketetapan Allah.
Didalam surat Paulus kepada Titus, Paulus mengatakan bahwa dia mengharapkan agar Titus dan seluruh umat Allah hendak menjadi teladan bagi dunia. Allah menginginkan kita untuk melakukan kehendaknya.
Allah mengharapkan kita untuk hidup sesuai dengan aturan aturan yang memuliakan namaNya. Allah tidak menginginkan kita hidup dalam dosa dan menjadi pengikut pengikut dunia. Tuhan Yesus mendambakan kita memiliki kehidupan yang kekal.
Tuhan menghendaki kejujuran dan perilaku yang sungguh sungguh menjadi teladan dan contoh bagi dunia. Dia menghendaki agar seluruh manusia dan ciptaan yang lain kembali kepada kasih karunia Allah.
Kejujuran menjadikan kita meninggalkan dosa berbohong, berdusta, fitnah dan lain lain. Serta kesungguhan menjadikan kita sebagai pribadi yang tekun dan bersemangat didalam Tuhan Yesus.
Semoga Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian. Demikian tulisanku ini, semoga bisa menambah wawasan dalam iman kepada Yesus. Amin
Penulis: Lesta Humendru
Komentar
Posting Komentar