Langsung ke konten utama

AKIBAT TETAP BERKERUMUN

"Tetapi begitu mereka mendapat keamanan, kembali mereka berbuat jahat di hadapan-Mu. Dan Engkau menyerahkan mereka ke tangan musuh-musuh mereka yang menguasai mereka. Kembali mereka berteriak kepada-Mu, dan Engkau mendengar dari langit, lalu menolong mereka" (Nehemia 9:28)


Seorang warga marah saat ditegur ketua RT karena berkerumun dan tak pakai masker. Ketua RT menegurnya untuk kebaikannya dan orang-orang yang berkerumun bersamanya, karena saat itu pandemi Covid-19 sedang tinggi. 

Dia tak terima dan malah mengusirnya dengan perkataan yang kasar. Beberapa hari kemudian warga ini positif Covid-19, lalu minta tolong ketua RT mengantarnya ke rumah sakit. Bapak ketua RT tetap menolongnya, mengantar ke rumah sakit dan mengurus segala urusan di rumah sakit.

Kita mungkin dibenci atau ditolak seseorang yang kita peringatkan agar tidak celaka. Ketika akhirnya seseorang itu celaka, dia minta tolong kita. Meski tidak enak dan mungkin saja kita masih sakit hati, mari kita memiliki hati seperti Tuhan. 

Nehemia 9 mencatat dengan detail pengakuan dosa dan permintaan maaf orang Israel. Mereka mengakui sudah bertindak angkuh dan bersitegang leher, dan tidak patuh kepada perintah-perintah Tuhan (ay. 16). 

Respons Tuhan, sudi mengampuni, panjang sabar, berlimpah kasih setia, dan tidak pernah meninggalkan (ay. 17). Hal itu Tuhan lakukan berulang kali, meski bangsa Israel tidak menghiraukan (ay. 30).

Jika kita baru sekali, dua kali, atau tiga kali direpotkan orang yang kesusahan karena menolak peringatan kita, Tuhan sudah tak terhitung banyaknya tetap menolong dan mengasihi kita semua. 

Sabarlah menghadapi orang yang degil. Tetaplah mau menolong orang-orang yang mengalami kesusahan. Berdoalah agar mereka sadar, dan memiliki kerendahan hati. Sehingga kelak ketika ditegur lagi, mereka bisa menerima dengan hati terbuka. 

Penulis: Lesta Humendru


Note:
1. Tulisan ini juga tersedia dalam versi Bahasa Inggris yang ditampilkan di laman website resmi kami.
2. Dukunglah kami lewat doa dan uluran tangan saudara/i.
3. Jika saudara/i ingin menampilkan kesaksian rohani tentang Kasih Tuhan di blog kami, silahkan hubungi kami di WA. 082370748014 atau kirim via email Bang.lesta94@gmail.com
4. Jika ada saran dan masukan terhadap tulisan kami, silahkan kirimkan langsung kepada kami.
5. Kepada saudara/i yang ingin menyalurkan dukungan kepada kami, silahkan melalui rekening berikut:
BRI. 0176-01-068696-50-1 (an. Lestariaman Humendru)
6. Kami meminta saudara/i untuk membagikan tulisan kami kepada saudara/i yang lain, supaya kita masing masing mendapatkan wawasan, ilmu pengetahuan yang sama tentang kasih Allah kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERPISAHAN

PERPISAHAN Cinta Jika kau ingin pergi dariku Tolong tinggalkanlah sebuah narkoba Agar candunya menggantikan candumu Cinta Pikirkanlah sekali lagi Aku akan terluka Bila kau tinggalkan aku sendiri Cinta Bila kau pergi Tidak akan ada lagi cahaya Bahkan tak ada lagi semangat pada diri ini Aku tahu Aku lelaki paling sesat Yang tak tahu malu Mengharapkan kisah kita tak sesaat Cinta Aku mohon jangan kau pergi Karena kepergianmu akan menjadi luka Yang akan membuat banjir netra ini Cinta Aku tahu aku tak pantas mengharapkan apapun Bahkan mengharapkan restu dari papa dan mama Itu hanya sebatas angan dan lamun Namun cinta Percayalah padaku Jika kamu pergi dari ku Hidupku tak lagi berguna Dan bila kamu tetap pergi Aku akan tetap berdiri disini Memunguti kepingan hati Dan merawatnya sampai kau kembali Karya: Kanaya Ardellia Putri & Lesta Humendru

TAKUT KEMATIAN

Orang yang telah mati itu datang keluar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kafan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka, "Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi." ( Yohanes 11:44 ) Yesus Membangkitkan Lazarus Banyak ketakutan dialami manusia. Contohnya takut gelap, takut ketinggian, takut membuat kesalahan dan takut menderita kerugian. Dari semua ketakutan itu, ada satu ketakutan terbesar, yakni takut akan kematian. " Itu karena tidak ada orang yang punya pengalaman kematian , " seseorang menuturkan pendapatnya kepada saya. Meskipun diluar sana banyak asumsi dan banyak yang mengalaminya, namun cerita dari mereka masih belum kita rasakan. Bila kita mencari di seluruh dunia ini, tidak akan kita temukan seorang yang mampu memberi tahu bagaimana rasanya mati. Semua cerita tentangnya seakan hanya seperti dongeng belaka.  Manusia mayoritas memiliki sifat percaya setelah mengalami sesuatu. Makanya cerita tentang kematian...